Untuk UMKM, Ganjar tunjukkan pinjaman khusus perempuan di Bank Jateng

Uncategorized365 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Calon presiden Ganjar Pranowo mengungkapkan strateginya mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Salah satu yang disorotinya adalah akses permodalan untuk segmen usaha tersebut.

Ganjar mengatakan ada tiga hal yang bisa mendongkrak UMKM, yakni pelatihan, permodalan, dan pendampingan. Ia bercerita tentang upaya yang dilakukannya selama menjadi Gubernur Jawa Tengah.

“Saya punya tiga pertanyaan tentang UMKM. Cuma ada tiga persoalan,” ujarnya saat Dialog Capres Apindo 2024, Senin (11/12/2023).

Pertama, Ia menemukan UMKM yang pengetahuan produknya kurang baik sehingga kurang laku di pasaran. Selain itu, mereka juga mempunyai kendala dalam strategi pemasarannya.

“Setelah kita berlatih. Mari praktikkan pengemasan, pemasaran digital. Kemudian kita akan mengundang pasar yang besar. Gratis,” katanya.

Kemudian tantangan kedua bagi UMKM adalah permodalan. Menurutnya, bank seringkali tidak mau ambil pusing. “Bank peduli pada orang-orang besar, yang wangi, yang berdasi,” tambah Ganjar.

Melalui Bank Jateng, Ganjar juga meluncurkan fasilitas kredit khusus perempuan dengan bunga 2% per tahun.

Begitu pelatihan dan akses permodalan diberikan, UMKM perlu mendapatkan bantuan, kata Ganjar.

“Sehingga kelas umkm benar-benar bisa naik ke level yang tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Ganjar dan rekannya Mahfud, MD, beberapa kali menyebutkan UMKM dalam visi dan misi kepemimpinannya jika terpilih dalam kumpulan visi dan misi yang beredar di masyarakat.

Upaya mendorong UMKM termasuk dalam visi dan misi Ganjar Mahfud untuk memberikan kemudahan berusaha bagi masyarakat Indonesia. Kemudahan berusaha ini akan diwujudkan dengan menciptakan lingkungan usaha yang mendukung tumbuhnya usaha ultra mikro dan UMKM, serta usaha yang secara konsisten dapat naik kelas melalui penataan dan penerapan peraturan.

Baca Juga  Rupiah Jatuh di Pasar Spot, Dolar Siap Tembus Rp 16.400?

Hal ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan menempatkan masyarakat sebagai pusat kegiatan usaha. Salah satu bentuk kemudahan tersebut adalah pemberian pinjaman bank.

“Pemberian kredit perbankan minimal 35% untuk koperasi, UMKM, dan start up dibarengi dengan pelatihan dan fasilitasi akses pasar,” sebagaimana tertuang dalam visi misi Ganjar-Mahfud.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Hargai Kritik ke Jokowi, Soroti BUMN Karya

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *