Tren Suku Bunga Tinggi di AS Menurun, Rupee Mulai Turun!

Uncategorized265 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Rupee dibuka melemah meski tren suku bunga tinggi di Amerika Serikat (AS) mulai mereda. Sepertinya para pelaku pasar berubah pikiran seberapa cepat suku bunga turun.

Rupiah dibuka melemah 0,42% menjadi Rp15.540 per dolar AS pada perdagangan hari ini Kamis (1/4/2023), menurut data Refinitiv. Pelemahan pembukaan hari ini menandai pelemahan rupee hari ketiga berturut-turut sejak awal tahun 2024.



Melemahnya rupee seiring dengan tekanan pada Indeks Dolar AS (DXY) yang menguat hingga 102,50 pada pukul 09:08 WIB hari ini. Posisi tersebut naik tipis dibandingkan penutupan Rabu (1/3/2024) kemarin di 102,49.

Mata uang Garuda hadir di tengah risiko terkait tren suku bunga tinggi di AS yang semakin turun. Namun, para pelaku pasar mulai mengalihkan perhatiannya pada seberapa cepat suku bunga akan diturunkan.

Menurut risalah rapat FOMC terbaru, sebagian besar pejabat Fed telah mempertimbangkan apakah kebijakan berada “pada atau mendekati puncaknya” karena inflasi melambat dan dampak kenaikan suku bunga tampaknya mulai terasa.

Seperti diketahui, The Fed pada pertemuan Desember 2023 akan mempertahankan suku bunga dasar di level 5,25-5,5%. Gangguan pasokan yang menyebabkan melonjaknya inflasi mulai memudar.

Plot sebaran makalah ini menunjukkan bahwa para pelaku pasar memperkirakan penurunan suku bunga selama tiga tahun ke depan akan mendorong inflasi ke target 2%.

“Dalam perkiraan mereka, semua peserta menunjuk pada prospek inflasi yang membaik. Perkiraan dasar menunjukkan bahwa suku bunga yang lebih rendah akan sesuai pada akhir tahun 2024,” tulis FOMC.

Selain semakin besarnya tekanan pelonggaran terhadap prospek suku bunga AS, berdasarkan perhitungan CME FedWatch Tool per 4 Januari 2023, perkiraan The Fed akan mempertahankan suku bunga lagi pada pertemuan bulan ini kemungkinan besar akan berlaku di angka 90,75%. Pertemuan The Fed pada bulan Maret diperkirakan akan menurunkan suku bunga sekitar 25 basis poin (bps), dengan peluang 64,7%.

Baca Juga  Apakah Tekanan Ini Membuat Cryptocurrency Merah, Bitcoin Cs Terbalik?

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Data Tiongkok membuat Anda khawatir: apakah rupee kuat hari ini?

(tsn/tsn)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *