Terhadap pertanyaan pihak bursa mengenai uang nasabah yang hilang, berikut penjelasan BTN

Uncategorized22 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) menjawab pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang kasus klien kehilangan dana. Bank Negara memberikan klarifikasi atas permasalahan yang muncul belakangan ini.

Dalam keterbukaan informasi, Sekretaris Perusahaan BTN Ramon Armando menjelaskan nasabah yang mengaku kehilangan dana dan meminta pengembaliannya merupakan korban tindak pidana yang dilakukan oknum pegawai pada tahun 2023. Karyawan tersebut kini telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman oleh pengadilan.

Menurut Ramon, akibat hukum yang bisa timbul adalah adanya tuntutan dari pihak-pihak yang mengaku kehilangan dana. Pihak-pihak tersebut mengajukan gugatan, namun resmi ditarik kembali.

“Hingga saat ini belum ada dampak operasional terhadap operasional perseroan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (22/5/2024).

Menyikapi permasalahan tersebut, BTN mengajukan proses pidana terhadap pegawai tersebut dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan tetap (inkracht). Ramon mengatakan, hal itu dilakukan untuk memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi klien perusahaan lainnya.

Untuk mencegah terulangnya permasalahan ini di kemudian hari, BTN berupaya memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat mengenai kejadian sebenarnya, mengoreksi pemberitaan menyesatkan yang beredar luas di media dan media sosial, serta memastikan bahwa Perseroan tidak melakukan investasi. produk dengan tingkat bunga 10%.

“Selain itu, Perseroan memastikan bahwa bisnisnya dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Perseroan selalu memberikan nasehat dan edukasi literasi keuangan kepada nasabah dan masyarakat agar berhati-hati dan tidak tergiur dengan penawaran dengan tingkat suku bunga yang terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan peraturan OJK atau LPS, meskipun ditawarkan oleh seseorang yang mengatasnamakan Perusahaan,” jelas Ramon.

Baca Juga  Inilah kekayaan tersangka korupsi BTS Aksanul Kosasi

Ia juga mengatakan, kasus tersebut telah melalui jalur pidana dan diperoleh putusan tetap (inkracht) yang menyatakan satu pegawai divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, serta satu pegawai lainnya divonis 3 tahun penjara. penjara. penjara dan denda Rp 1 miliar.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

BTN salurkan kredit Rp 333,7 triliun hingga 2023, rekor KPR tanpa subsidi

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *