Tahun politik, investor mencermati sosok presiden dari partai berkuasa

Uncategorized160 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengakui tahun politik 2024 akan berdampak pada industri pasar modal Indonesia. Namun dampaknya tidak terlalu signifikan karena masyarakat, khususnya investor, sudah bisa memilih dan menilai antara dunia usaha dan dunia politik.

Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat mengatakan, mencontohkan iklim politik pada tahun-tahun sebelumnya, investor juga tengah memperhatikan tangan siapa yang akan memerintah Indonesia. Hal ini menimbulkan ketidakpastian bagi investor dalam negeri.

“Tentunya optimisme perlu terus diperkuat, meskipun ke depan ada tantangan, namun yang tersulit adalah di tahun 2024 akan ada ketidakpastian siapa yang akan menjadi penyelenggara publik, orang atau pihak mana. Ini akan berdampak besar,” ujarnya di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (27/12).

Meski demikian, Samsul berharap pasar modal Indonesia tetap dapat memberikan kontribusi optimal terhadap perekonomian dalam negeri, meningkatkan pembiayaan dunia usaha dan memberikan return kepada investor.

“Jangan pesimis, kami tetap optimis dunia pasar modal akan terus tumbuh dan pertumbuhan menjadi tujuan yang kami kemukakan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Pengelolaan Informasi Dharma Setyadi mengatakan, meski di tengah gempuran tantangan politik, pertumbuhan investor di pasar modal diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan semakin mudahnya akses investasi di ibu kota. pasar dengan infrastruktur yang lebih baik.

“Kami tetap berharap tahun politik berikutnya akan terus berkembang. Misalnya dalam neraca investasi pasar modal, akses yang baik berarti semakin banyak masyarakat yang mengetahui fungsi dan kapabilitas KSEI, sehingga nasabah merasa portofolionya dipantau secara online melalui akses seluler. “, tutupnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

3 anak perusahaan Indika Electric Vehicle meminjam Rp 689,62 miliar

Baca Juga  Permudah pengajuan asuransi kesehatan, OJK dan Kementerian Kesehatan tandatangani nota kesepahaman

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *