Saham GOTO turun 14% dan mendekati level Gocap

Uncategorized400 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten teknologi yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali mencapai level terendah pada perdagangan sesi I, Senin (16/10/2023).

Hingga pukul 10:15 WIB, saham GOTO ambles 17,91% ke Rp 55 per saham. Posisi ini merupakan level terendah terbarunya (all time low/ATL). Level ATL terbaru dicapai pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 67 per saham.

Saham GOTO diperdagangkan sebanyak 43.548 kali transaksi dengan volume 8,75 miliar lembar saham pada sesi hari ini, dan nilai transaksinya mencapai Rp 528,19 miliar. Kapitalisasi pasarnya saat ini mencapai Rp 67,28 triliun.

Saham GOTO anjlok setelah perseroan menyelesaikan penambahan modal melalui kerja sama dengan investor strategis melalui skema private penempatan.

Dalam aduan korporasi ini, tercatat GOTO menerima dana baru hingga Rp1,53 triliun setelah Bhinneka Holdings menyerap 17,04 miliar saham baru GOTO dengan harga pelaksanaan Rp90 per saham.

Penempatan pribadi dilakukan pada Selasa pekan lalu dan saham baru resmi didaftarkan pada Rabu pekan lalu.

Meski mendapat dana segar, investor terlihat ramai menjual saham GOTO.

Selain itu, saham GOTO kembali melemah setelah Komisaris sekaligus Co-Chairman GOTO William Tanuwijaya menerbitkan saham Seri A miliknya senilai 332.220.000 lembar saham atau setara 0,03% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Mengutip keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), e-commerce pendiri Tokopedia ini menjual saham GOTO Seri A pada periode 9 Oktober hingga 13 Oktober, saat harga saham GOTO berada di Rp 78,89 per saham.

Artinya kesepakatan itu bernilai Rp 26,2 miliar. Setelah penjualan saham tersebut, William kini memiliki 20.649.458.973 saham Seri A dan B atau setara dengan 1,72% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Sedangkan saham GOTO Seri B tersedia sebanyak 20.981.678.973 lembar.
Tujuan William menerbitkan saham GOTO adalah untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan pribadinya.

Baca Juga  BUMN ingin buat jasa emas batangan, Freeport akan ikut serta

Meski menjual sebagian kecil saham Seri A miliknya, William tetap menjadi pemegang saham terbesar dibandingkan anggota komisi lainnya seperti Andre Soelistio dan Garibaldi Thohir (Boy Thohir), berdasarkan laporan registrasi pemegang sekuritas bulanan GOTO per 30 September. 2023 yang terbit 9 Oktober 2023.

RISET CNBC INDONESIA
[email protected]

Disclaimer: Artikel ini merupakan produk jurnalistik berdasarkan pandangan Riset CNBC Indonesia. Analisis ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada di tangan pembaca dan kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul akibat keputusan ini.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Untuk itu GOTO menunjuk Patrick sebagai bos baru.


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *