Rincian kerugian bisnis timah suami Sandra Devi yang besarannya mencapai Rp 271

Uncategorized44 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Suami selebriti Tanah Air Sandra Dewi, Harvey Moyes, dan PIC crazy rich Helena Lim resmi menjadi tersangka dan ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) atas tindak pidana korupsi.

Kejaksaan Agung menduga kemungkinan kerugian negara akibat dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk (TINS) pada tahun 2015 hingga 2022. .

Direktur Penyidikan Jampidsusa Kuntadi mengatakan, pihaknya masih melakukan proses perhitungan kerugian negara dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Untuk penghitungan kerugian keuangan negara, kami masih dalam proses penghitungan. Kami masih merumuskan rumusannya dengan benar bersama BPKP dan ahlinya,” kata Kuntadi dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (27/03/2024). .

Namun Kuntadi menyinggung perkiraan kerugian negara yang dikaji dari sudut pandang pakar lingkungan hidup.

“Yang jelas pendekatan para ahli lingkungan hidup sudah kami sampaikan beberapa waktu lalu. Selebihnya masih dalam proses penyusunan rumusan perhitungannya,” ujarnya.

Sebelumnya disebutkan kerugian lingkungan, ekonomi, dan ekologi akibat korupsi yang dihitung pakar lingkungan hidup IPB Bambang Hiro Sahardjo mencapai Rp 271 triliun. Perhitungan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 7 Tahun 2014.

Dalam hal ini besaran kerusakan lingkungan hidup terdiri atas tiga jenis. Pertama, kerugian lingkungan hidup sebesar Rp183,7 triliun. Kedua, kerugian ekonomi lingkungan sebesar Rp74,4 triliun. Ketiga, kerugian restorasi lingkungan mencapai Rp12,1 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Kasus Korupsi Industri Timah: Kejaksaan Agung Sita Uang Rp33 Miliar, Crazy Rich Helena Lim

(fsd/fsd)


Baca Juga  The Fed setuju suku bunga tetap tinggi sehingga menyulitkan harga minyak untuk naik

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *