Powell mengatakan suku bunga masih tinggi dan rupiah melemah ke Rp 15.725 per dolar AS

Uncategorized197 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Rupee melemah terhadap dolar AS. Gubernur Bank Sentral AS (Fed) telah menyatakan sikap hawkish, sehingga menyebabkan Indeks Dolar AS (DXY) kuat.

Laporan dari RefinitifRupiah ditutup melemah 0,16% pada Rp15.725 per dolar AS. Pelemahan tersebut sejalan dengan kejadian kemarin (2 Mei 2024) yang juga turun 0,29%.

Sedangkan indeks DXY melemah pada pukul 14.50 WIB menjadi 104,31 atau 0,14%. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di 104,45.

Ketua Fed Jerome Powell menunjukkan sikap hawkish yang mengindikasikan tingginya suku bunga The Fed, dan hal ini berdampak pada tingginya harga Treasury AS 10-tahun dan kenaikan DXY.

“Pengumuman Powell hari ini menjelaskan bahwa kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan Maret bukanlah suatu pilihan. Perekonomian AS yang kuat membuat The Fed lebih fleksibel untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi. Mereka tahu kebijakan mereka tidak akan mematikan perekonomian AS,” kata analis tersebut. dari Cresset Capital, Jack Ablin, dikutip dari Reuters.

Data ekonomi AS juga terus menunjukkan kinerja yang cukup kuat, dengan kuartal keempat tahun 2023 naik 3,3% dari tahun ke tahun, dan 2,5% naik 2,5% untuk tahun 2023 secara keseluruhan.

Inflasi juga naik menjadi 3,4% pada Desember 2023 dari 3,1% pada November 2023. Tingkat pengangguran tetap di 3,7%. Data nonfarm payroll Januari 2024 bahkan menunjukkan penambahan angkatan kerja sebanyak 353.000, jauh di atas ekspektasi pasar sebesar 180.000.

Bagi Indonesia, pengumuman Powell merupakan kabar buruk karena dapat memicu capital outflow dan kemungkinan Bank Indonesia menurunkan suku bunga.
Karena The Fed akan terus bersikap agresif di masa depan, investor akan sibuk mengalihkan investasinya ke instrumen yang didominasi dolar seperti dolar AS dan surat utang AS.
Jika The Fed masih jauh dari pemotongan suku bunga, maka kemampuan BI untuk segera memangkas suku bunga juga diperkirakan akan semakin terbatas.

Baca Juga  Caplok punya 10% saham Mandala Finance, Adira Finance kumpulkan Rp 873,7 juta

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Ternyata! Amerika berada di balik jatuhnya rupee

(v/v)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *