Pimpinan BEI angkat bicara mengenai prakiraan IHSG pada pemilu nanti

Uncategorized316 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia. Hal ini didukung oleh membaiknya kondisi pasar yang didorong oleh sentimen global.

“Kita tidak berbicara tentang indeks pada tahun politik, tetapi tentang berbagai kondisi perekonomian seperti krisis ekonomi, perang dagang di Tiongkok, serta risiko resesi dan inflasi. Fluktuasi harga di bursa memang banyak, tapi dalam jangka panjang setelah lebih dari 5 tahun trennya positif,” kata Direktur Utama BEI Iman Rahman dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (29/12/2023). .

Secara historis, hingga 28 Desember 2023, IHSG tumbuh secara tahunan sebesar 6,62% (YoY). Sedangkan IHSG menguat 1,70% pada pemilu 2019. Sedangkan pada tahun 2014 pertumbuhannya mencapai 22,29%.

Iman berharap tahun depan angka IHSG akan terus menguat seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat saat pemilu.

“Tentunya kita berharap di tahun politik ini akan terjadi peningkatan indikator emiten-emiten yang tumbuh positif di sektor konsumer, sektor komunikasi, dan perbankan, hal ini disebabkan oleh peningkatan konsumsi sehubungan dengan pemilu presiden. pemilu,” ujarnya.

Sebagai informasi, BEI juga berencana mencapai rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sebesar Rp 12,25 triliun pada tahun depan. Angka tersebut naik 14% dari angka revisi dan implementasi tahun ini sebesar Rp 10,75 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Jumlah IPO 2023 Rekor, Kenapa IHSG Seperti Ini?

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Apakah AS semakin kuat? Rupee melemah meski BI pertahankan suku bunga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *