Penjualan aset ISAT dan Asianet, MNC Vision akan menghasilkan Rp 3,3 triliun.

Uncategorized171 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten milik Hari Tanoesoedibjo, PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) telah menjual sebagian aset anak usahanya yakni PT MNC Kabel Mediacom kepada PT Asianet Media Teknologi dan PT Indosat Tbk (ISAT). Penjualan tersebut berhasil mengumpulkan dana senilai Rp3,3 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), aset yang dijual ke IPTV adalah jaringan fixed broadband ke Asianet dan aset klien MNC Play ke Indosat Ooredoo Hutchinson.

Transaksi pembelian dan penjualan aset tersebut ditandatangani pada 24 Oktober 2023. Pembayaran aset yang disepakati sebesar Rp3,3 triliun akan dilakukan secara bertahap.

Transaksi ini diatur dalam Perjanjian Pembelian Aset antara Indosat, MNC Kabel Mediacom, PT Asianet Media Teknologi dan Lightstorm Indonesia I Pte Ltd yang sebelumnya telah ditandatangani pada 24 Oktober 2023, ujarnya seperti dikutip, Senin (20/11). ).

Manajemen menjelaskan kesepakatan penjualan dan pengalihan aset MNC Play kepada Asianet berjumlah Rp 2,42 triliun. Tahap pertama, transaksi senilai Rp 876,86 miliar telah diselesaikan pada 15 November 2023, dan sisanya diselesaikan secara bertahap.

Sedangkan penjualan khusus dan pengalihan aset nasabah MNC Play ke Indosat sebesar Rp 876,86 miliar yang telah dibayarkan pada 15 November.

Indosat dan MNC Kabel Mediacom juga telah menandatangani sejumlah perjanjian terkait untuk mendukung penyediaan layanan kepada pelanggan MNC Play.

Tujuan penjualan aset tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis MKM untuk lebih fokus mengembangkan bisnis video dan konten dengan melakukan divestasi bisnis layanan fixed broadband yang merupakan industri padat modal.

“Melalui transaksi ini, perseroan dan/atau MKM dapat merealisasikan keuntungan atas nilai investasi aset dan membuka peluang investasi baru bagi usaha, dengan memanfaatkan realisasi keuntungan atas nilai investasi tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasi perseroan. seperti yang pada akhirnya diharapkan. memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham perseroan,” jelasnya.

Baca Juga  Dunia sedang tidak menentu, Rupee dan kawan-kawan masih dalam risiko

Transaksi mempunyai dampak finansial yaitu berupa perolehan kas bersih dari Transaksi yang akan meningkatkan rasio lancar (dari 1,27x menjadi 3,33x) dan likuiditas ketika Perseroan dan/atau MKM dapat melakukan investasi pada bisnis baru, yang diharapkan dengan hal ini akan meningkatkan kinerja keuangan konsolidasi Perseroan, yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Hari Tanoe IPTV berbagi informasi tentang Nyandar di Gocap, “Apa kabar?”

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *