Pasar menunggu data dari AS dan China, dolar menguat ke Rp 15.745

Uncategorized58 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Rupee melemah terhadap dolar AS di tengah ekspektasi pernyataan gubernur bank sentral AS (Fed) dan data Indeks Harga Konsumen (CPI) Tiongkok pekan ini.

Laporan dari RefinitifRupiah dibuka melemah 0,06% pada Rp15.745 per dolar AS. Depresiasi ini setara dengan depresiasi sebesar 0,25% yang terjadi kemarin (04/03/2024).

Sedangkan DXY pada pukul 08:44 WIB naik ke 103,86 atau naik tipis 0,03%. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di 103,83.

Fluktuasi rupee hari ini terjadi karena pasar menunggu masukan dari sumber eksternal, yakni Amerika Serikat dan Tiongkok.

Besok, Ketua Fed Jerome Powell akan menyampaikan pernyataan yang ditunggu-tunggu pelaku pasar, terutama terkait suku bunga.

Baru-baru ini, The Fed mempertahankan suku bunganya pada 5,25-5,5%. Pengambil kebijakan The Fed yakin suku bunga kemungkinan akan mencapai titik perubahan dalam siklus pengetatan ini.

Salah satu alasan mengapa suku bunga dipertahankan begitu tinggi adalah karena inflasi AS tetap berada pada 3,1% secara tahunan atau di atas ekspektasi pasar sebesar 2,9% secara tahunan atau lebih tinggi. Target The Fed sendiri adalah 2.%.

Di Asia, Tiongkok akan merilis data CPI tahunan dan bulanan pada minggu ini.

Sebelumnya, pada Januari 2024, Tiongkok mengalami deflasi sebesar 0,8% year on year, kontraksi terbesar dalam 14 tahun, lebih buruk dari perkiraan pasar yang memperkirakan penurunan sebesar 0,5%.

Data tersebut menunjukkan penurunan indeks harga konsumen selama empat bulan berturut-turut, penurunan terpanjang sejak Oktober 2009.

Namun konsensus sejauh ini adalah indeks harga konsumen Tiongkok akan naik dan inflasi mencapai 0,4%.

Jika hal ini terjadi maka menjadi pertanda roda perekonomian Tiongkok mulai bergerak dan bisa berdampak baik bagi negara-negara mitra dagangnya, salah satunya Indonesia.

Baca Juga  BI kembali menahan suku bunga, ini keputusan akhir

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Penarikan! Kabar buruk dari AS membuat rupee melemah 0,6%

(v/v)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *