OJK telah menerima 458 proposal inovasi keuangan digital hingga Desember 2023.

Uncategorized254 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong program Regulatory Sandbox yang memberikan ruang uji coba bagi para penggiat inovasi teknologi sektor keuangan (ITSKs).

Direktur Jenderal Otoritas Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK Hassan Fawzi mengatakan hingga Desember 2023, OJK telah menerima 458 usulan pendaftaran promotor ITSK. Dari jumlah tersebut, OJK menerbitkan status terdaftar kepada 155 penyelenggara permohonan pendaftaran.

“Ini gelombang ke-56, kami sudah menerima 14 usulan. Saat ini OJK sedang memeriksa dokumen yang diserahkan dan menilai apakah nantinya bisa mendata 14 ITSC tersebut,” kata Hassan dalam konferensi pers RDK OJK, Selasa (09/01). /2024). .

Pada bulan Desember, OJK mengidentifikasi klaster model bisnis penilaian kredit yang inovatif (ICS) sebagai objek yang diatur dan dikendalikan oleh UAC di bidang pengawasan ITSC dan IACD.

Seperti diketahui, OJK dapat menentukan klaster usaha berdasarkan hasil penilaian hasil regulasi sandbox pada dua klaster prototype.

“Selain itu, OJK telah menetapkan 11 kriteria yang harus dipenuhi jika ingin menjadi penyelenggara ICS dan 5 lainnya (peserta industri) yang juga sudah kami sediakan surat pemberitahuannya yang akan kami evaluasi sebelum melanjutkan,” jelas Hassan.

Selain itu, OJK akan mempercepat rekomendasi proses regulasi sandbox bagi peserta, khususnya pada klaster model bisnis e-KYC dan otentikasi rektech. Hingga Desember 2023, terdapat pengurangan 17 peserta yang terdaftar pada regulator sandbox, dan saat ini tersisa 80 peserta yang terbagi dalam 13 klaster model bisnis.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Joki Pinjol Bikin Takut, Bos OJK Buka Suara

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Karena itu, ekspor RI turun tajam pada November 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *