Modal kuat AREA bersaing dalam bisnis data center di Indonesia

Uncategorized66 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Utama PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA31) Michael Alifen optimis dengan strategi korporasi AREA untuk mencatatkan saham di BEI melalui penawaran umum perdana (IPO).

Sebagai perusahaan data center berusia 20 tahun yang melayani 200 perusahaan, AREA terus mendorong peluang bisnis dan berupaya meningkatkan layanan dan kemampuan data center. AREA juga optimis terhadap daya saing AREA sebagai pusat data lokal dalam bisnis pusat data yang kompetitif karena mengkhususkan diri dalam menyediakan data senter serta kemampuan teleportasi untuk satelit.

Direktur Utama Panin Sekuritas Prama Nugraha selaku underwriter menilai prospek bisnis AREA sangat menjanjikan dalam menghadapi pesatnya transformasi teknologi dan digitalisasi. Selain itu, Panin Securitas melihat prospek perekonomian Indonesia dan perkembangan politik yang stabil sebagai peluang bagi AREA untuk memperluas bisnis pelayanan pusat energinya.

Bagaimana prospek dan tantangan pengembangan bisnis AREA pasca IPO? dan Direktur Utama Panin Sekuritas Prama Nugraha. Selengkapnya simak percakapan Safrina Nasution dengan Presiden Direktur PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA31) Michael Alifen dalam Closing Bell. CNBC Indonesia (Kamis, 21/03/2024)

Saksikan liputan langsung program TV CNBC Indonesia lainnya di sini.


Quoted From Many Source

Baca Juga  SRBI kumpulkan dana Rp 37 triliun, asing beli di pasar sekunder

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *