Mahfud, MD Salahkan Korupsi Infrastruktur di Era Jokowi, BUMN Buka Suara

Uncategorized377 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka-bukaan atas pernyataan Calon Wakil Presiden (Kawapres) nomor urut 3 Mahfud, MD yang mengungkapkan maraknya korupsi di BUMN saat itu, khususnya di sektor infrastruktur. kepemimpinan Presiden Jokowi.

Mahfud mengatakan, beberapa BUMN di bidang infrastruktur saat ini sedang bangkrut atau mengalami kerugian akibat korupsi.

Staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan, tidak semua perusahaan konstruksi pelat merah kolaps. Diakuinya, beberapa perusahaan pelat merah seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) memiliki kinerja kurang sehat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Mahfud, MD atas kontribusinya terhadap BUMN. Tapi perlu kita perjelas, Pak Mahfud juga anggota kabinet, kalau dibilang semua BUMN kolaps dan infrastrukturnya kolaps Pak Mahfud. tahu itu tidak benar,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (1/12).

Arya menjelaskan, kesulitan keuangan Wasquita sudah berlangsung sejak 2012 setelah penggalangan dana di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (IPO). Di sinilah investasi yang buruk dimulai dan diakhiri dengan kinerja keuangan yang buruk.

Pak Mahfud juga paham, misalnya persoalan Wasquita dimulai pada 2012, setelah mendapat dana dari IPO, banyak investasi yang tidak patut sejak 2012 Pak Mahfud, ujarnya.

Sementara oknum-oknum yang melakukan korupsi dan merusak operasional perusahaan juga terus dibasmi melalui program pembersihan BUMN. “Dan kita juga tahu tentang korupsi di BUMN. Saya kira Pak Mahfud di kabinet pasti sudah mendengar bahwa kita sudah berbenah BUMN selama 4 tahun terakhir, ”ujarnya.

Kementerian BUMN, kata Arya, bekerja sama dengan instansi terkait seperti Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk membantu melacak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam menjalankan amanahnya.

Baca Juga  LPS memperkirakan pertumbuhan DPK tahun ini sebesar 6%.

“Di BUMN, Menteri BUMN Pak Eric Thohir langsung melimpahkan kasusnya ke kejaksaan, langsung ke Jaksa Agung Pak Mahfud, Anda juga tahu, dan terbukti banyak BUMN yang akhirnya dihukum.” Dia berkata.

“Sebenarnya sampai saat ini belum pernah ada yang dihukum seumur hidup, hukumannya seumur hidup lho. Ini juga sudah kami laporkan,” lanjutnya.

Arya mencontohkan, sejumlah perusahaan sakit akibat korupsi yang dilawannya selain sektor infrastruktur, misalnya PT Jiwasraya (Persero), PT Asabri (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) )

“Dia di Jivasraya dan seterusnya. Itu ada, bahkan dalam pengembangan. Kami membawa semua Garuda ke Asabri. Dan Pak Mahfud pasti akan mengawasi semua ini,” imbuhnya.

Arya menambahkan, pihaknya mengapresiasi masukan dan kritik Mahfud, MD, serta berharap kasus yang sedang berjalan ini dapat dilanjutkan sesuai hukum yang ada.

“Tapi pendapat Pak Mahfud kami terima, tapi bapak lihat semua yang kami proses itu sah-sah saja Pak. Yang pasti kami tidak asal ngomong, jadi buktinya ada, semuanya akan kami benahi Pak Mahfud. “, tutupnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Tolak Likuidasi, Korban Vanarta Ingin Gerilya dengan Mahfud, M.D.

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *