LPS menyerahkan pesan ini kepada dunia perbankan

Uncategorized145 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengingatkan perbankan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk menata kembali sistem pendanaan.

Direktur Eksekutif Pengawasan, Pemeriksaan dan Statistik LPS Priyanto Budi Nugroho mengatakan, struktur kewajiban bank di Indonesia saat ini tidak banyak berubah sejak tahun 2008. Rata-rata jangka waktu simpanan di bank dalam negeri masih kurang dari 3 bulan, sedangkan di banyak negara rata-rata kurang dari 3 bulan dan rata-rata lebih dari 6 bulan.

“Kami kira begitu pengaturan waktu ini sedikit cocok untuk kita restrukturisasi di sisi pembiayaan. Mungkin deposit tiga bulan bisa diperpanjang, kami yakin kapal bisa berlayar cepat dan cepat melewati badai, ujarnya dalam CNBC Economic Outlook 2024 di Jakarta, Kamis (29 Februari 2024).

Priyanto mengatakan, dalam kondisi saat ini, kecukupan likuiditas merupakan hal mendasar bagi perbankan untuk menghadapi tantangan perekonomian. Seperti diketahui, suku bunga diperkirakan tidak berubah. lebih tinggi lagi atau akan tetap pada level tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Judah Agung mengatakan persyaratan giro minimum (GWM) perbankan di Indonesia telah dilonggarkan untuk mendukung likuiditas, dengan syarat dana tersebut harus digunakan untuk penyaluran kredit.

Dia mencatat, setelah GWM dilonggarkan, perbankan masih bisa menggunakan Rp 125 triliun.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ketua CT Corps Chairmanul Tanjung mengatakan Indonesia juga mengalami pengalaman serupa. tekanan keuangan itu menyebabkan penawaran dan permintaan tidak seimbang.

Dia menjelaskan, kebijakan Amerika Serikat yang mempertahankan suku bunga acuan telah menyebabkan peningkatan tekanan pada dana perbankan.

Sementara itu, Bank Indonesia mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada tiga bulan terakhir tahun 2023 relatif lambat. Per Desember, simpanan yang dihimpun perbankan hanya tumbuh 3,8% year-on-year (YoY) menjadi Rp8.234,2 triliun.

Baca Juga  CT Corp dan Bank Mandiri berkolaborasi dalam layanan perbankan transaksi

Pertumbuhan DPK pada akhir tahun 2023 tidak sebanding dengan laju penyaluran kredit. Penyaluran dana perbankan kepada pihak ketiga per Desember 2023 meningkat 10,3% year-on-year menjadi Rp7.044,8 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Sekarang! Ketua LPS Paparkan Strategi Menjaga Stabilitas Keuangan RI

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *