Lo Kheng Hong mengungkap kebiasaan WNI yang membuat mereka miskin. Apakah mereka?

Uncategorized112 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Investor saham Indonesia berjuluk “Warren Buffett Indonesia” Lo Kheng Hong terang-terangan menyatakan bahwa menimbun uang di bank akan menyebabkan investor perlahan-lahan terjerumus ke dalam kemiskinan.

“Menimbun uang di bank justru perlahan-lahan membuat kita miskin karena nilai uang kita semakin hari semakin berkurang,” kata Loh Kheng Hong, berbicara di Capital Market Summit & Expo (CMSE), dikutip Minggu (24/). 24/3) .

Tak hanya itu, Lo Kheng Hong juga memutuskan tidak membeli obligasi atau surat utang karena menurutnya bunga yang diberikan kecil. “Saya juga tidak membeli emas,” kata Lo Kheng Hong.

Lo Kheng Hong hanya tertarik membeli saham karena terbukti akan membuatnya kaya raya dan memiliki harta ratusan miliar. Siapa sangka, ia meraup untung besar dari saham PT United Tractors Tbk (UNTR) dan baru kali ini ia meraup untung besar dari investasi saham.

Ia membeberkan alasan utama yang memotivasi dirinya berinvestasi saham, khususnya pasar saham Indonesia. “Bursa Efek Indonesia menawarkan imbal hasil tertinggi di antara bursa-bursa besar dunia bagi investor jangka panjang. Itu terbukti! Saya bersyukur bisa ikut serta,” kata Lo Kheng Hong.

Hingga saat ini, menurut Lo Kheng Hong, hampir 99% masyarakat Indonesia belum percaya bahwa investasi saham adalah pilihan terbaik. Masyarakat lebih memilih menginvestasikan uangnya di bank atau membeli real estate dibandingkan membeli saham.

Lo Kheng Hong adalah orang yang sangat perhatian dan bisa membaca laporan keuangan dalam waktu yang lama. Upaya Law mempelajari laporan keuangan menunjukkan bahwa ia tidak sembarangan dalam memilih saham untuk diinvestasikan.

Pada tahun 1998, Law Kheng Hong membeli saham PT United Tractors Tbk (UNTR). Saat itu, pendapatan UNTR berkisar Rp 2–4 triliun. Laba usaha UNTR saat itu sekitar Rp 1 triliun. Namun laba bersihnya minus Rp 1 triliun karena kerugian selisih kurs.

Baca Juga  Pinjaman yang jatuh tempo di Tiongkok lebih tinggi dibandingkan saat pandemi, tampaknya karena hal ini

Hal inilah yang menjadi pendorong awal kesuksesan Lo Kheng Hong sebagai investor saham. Kisah serupa terulang di aksi lainnya.

Anda membeli saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dengan harga Rp 1.000 per saham. Kemudian menjualnya dengan harga rata-rata Rp 10.000 per saham. Lo berhasil meraup untung besar dari saham INKP berkisar Rp 35 hingga 350 miliar. Dan ini diterima dalam waktu 1,5 tahun.

Artinya di saham UNTR, analisa menjadi kunci kesuksesan Lo Kheng Hong. Anda bisa mendapatkan keuntungan hingga 5900% pada saham UNTR dan 900% pada saham INKP.

Tak hanya itu, Lo Kheng Hong juga dinilai sebagai investor yang sabar. Selain itu, kelebihan Luo Keng Hong sebagai investor saham adalah dapat mengendalikan emosinya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Lo Kheng Hong mengatakan kebiasaan warga Indonesia ini membuat mereka miskin

(pgr/pgr)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *