Listing perdana, saham emiten sawit Pulau Subur (PTPS) menguat

Uncategorized443 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit, PT Pulau Subur Tbk. (PTPS) dibuka menguat pada debutnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah selesainya penawaran umum perdana (IPO).

Harga saham PTPS dibuka menguat hampir 30% pada Rp 256 per saham sebelum akhirnya memangkas kenaikan signifikan hingga tetap berada di zona hijau. Hingga pukul 09.15 WIB, saham PTPS menguat 13% ke Rp 222 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 489 miliar.

Diketahui, selama masa IPO, perseroan menerbitkan sebanyak-banyaknya 450.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham atau setara 20,76% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Untuk tahap penawaran umum yang berlangsung pada 3-5 Oktober 2023, perseroan mematok harga Rp 198 per saham.

Pada saat yang sama, Perseroan juga menerbitkan 225.000.000 waran Seri I yang menyertai saham baru tersebut, atau sebesar 13,10% dari jumlah seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh sejak diajukannya pernyataan pendaftaran IPO ini.

Waran Seri I diterbitkan secara cuma-cuma sebagai insentif kepada pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPD) pada tanggal pembagian.

Setiap pemegang 2 saham baru perseroan berhak menerima 1 waran Seri I, dan setiap 1 waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang diterbitkan dalam portepelnya.

Waran Seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 1 tahun. Waran Seri I adalah surat berharga yang diterbitkan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham biasa atas nama perseroan dengan nilai nominal Rp20 per saham dengan kisaran harga pelaksanaan Rp218 hingga Rp226 yang dapat dilakukan setelah 6 bulan. bulan terhitung sejak tanggal penerbitan surat berharga tersebut, yang masa berlakunya terhitung sejak tanggal 9 April 2024 sampai dengan tanggal 9 Oktober 2024.

Baca Juga  Langkah industri kosmetik lokal menghentikan dominasi produk China

Jumlah dana waran Seri I sebanyak-banyaknya Rp50.850.000.000.

Direktur Utama PTPS Felix Safey mengatakan perseroan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscription) sebanyak 19,53 kali pada penawaran umum perdana (IPO).

Tingginya antusiasme masyarakat untuk memiliki saham PT Pulau Subur Tbk tidak lepas dari fundamental positif perusahaan di tengah tren peningkatan permintaan CPO, apalagi valuasi PTSP dinilai sangat murah, ujarnya di Jakarta. Senin (9/10).

Pada proses penawaran, permintaan masyarakat terhadap saham PTPS mencapai 1,67 miliar lembar saham atau 370,67 persen dari total jumlah saham beredar. Felix juga mengatakan kelebihan permintaan sebesar 19,53 kali mencerminkan kuatnya minat investor terhadap saham PTPS.

Untuk memitigasi aksi korporasi tersebut, perseroan menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin dan pelaksana penerbitan efek perseroan.

Rencananya 50% dari total dana IPO ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk membangun pabrik pengolahan kelapa.
kelapa sawit (POX) dengan kapasitas 10 ton per jam.

Sedangkan 50% sisanya akan digunakan untuk modal kerja seperti pembelian tandan buah segar (TBS), pemeliharaan jalan, pembelian traktor dan peralatan produksi.

Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan waran Seri I, apabila dilaksanakan oleh pemegang waran, akan digunakan Perseroan sebagai modal kerja.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Modal ventura BRI ingin membawa startup ke bursa

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *