Lihat daftar 3 saham rekomendasi kami untuk menghasilkan uang hari ini

Uncategorized33 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah lebih dari 2% pada perdagangan Rabu (05/06/2024). Saham IHSG ditutup melemah 2,14% pada 6.947,67.

Nilai transaksi indeks hingga hasil perdagangan kemarin mencapai sekitar Rp 12 triliun dengan volume transaksi 18,93 saham dan 1 juta transaksi. Sebanyak 172 saham menguat, 421 saham melemah, dan sisanya 192 saham cenderung stagnan.

Sedangkan investor asing tercatat Rp 567,63 miliar di seluruh pasar. Rinciannya Rp 82,66 miliar di pasar reguler dan Rp 484,98 miliar di pasar negosiasi dan spot.

Berikut tiga saham yang perlu diperhatikan pada perdagangan hari Kamis 6 Juni 2024 menurut InvestasiKu:

Sumbermas Sarana Kelapa Sawit (SSMS)

SSMS berpotensi menembus area resistance downtrend channel dan menguat menuju resistance berikutnya yang didukung oleh momentum RSI yang baru saja berhasil menembus area support (50). SSMS saat ini memiliki PBV sebesar 4,8x yang mengindikasikan overvaluation karena harga berada di atas area standar deviasi +2 PB selama 5 tahun terakhir yaitu 3,3x.

Beli: 1020-1040
Ambil untung: 1065-1075
Hentikan kerugian: 985

[Gambas:Beli Saham Investasiku]

Astra Internasional (ASII)

ASII berhasil memantul dari support lower downtrend channel dan untuk sementara menguat hingga ke area gap resistance, didukung oleh peningkatan volume harian dan indikator MACD yang berpotensi membentuk bullish crossover. ASII saat ini memiliki PER sebesar 5,7x yang mengindikasikan valuasi undervalued karena harganya mendekati area standar deviasi -2 PE selama 5 tahun terakhir, yaitu 5,4x.

Beli: 4570-4610
Ambil untung: 4750-4800
Hentikan kerugian: 4460

[Gambas:Beli Saham Investasiku]

Jasa Marga (JSMR)

JSMR menguat dari area support yang kuat hingga mencapai target resistance yang lebih tinggi didukung oleh indikator MACD yang menunjukkan tanda-tanda kenaikan harga lebih lanjut karena kemungkinan terbentuknya formasi golden cross. JSMR saat ini memiliki PBV sebesar 1,2x yang mengindikasikan adanya undervaluation karena harga berada di bawah area standar deviasi rata-rata PB selama 5 tahun terakhir yaitu 1,4x.

Baca Juga  Mitra Investindo (MITI) menandatangani perjanjian kerjasama pendirian perusahaan EBT

Beli: 4970-5000
Ambil untung: 5150-5200
Hentikan kerugian: 4850

[Gambas:Beli Saham Investasiku]

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Ikuti pergerakan tiga saham yang berpotensi menghasilkan keuntungan hari ini

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *