Laporan Laba Terlambat, Saham Anjlok 67%, Dirut Bhakti Agung (BAPI) Mundur

Uncategorized110 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten pengembangnya adalah PT Bhakti Agung Propertindo Tbk. (BAPI) atau Agung Development telah mengumumkan perubahan tim manajemennya. Perubahan ini menyebabkan pengunduran diri dewan direksi.

Mengutip keterbukaan informasi, BAPI mengumumkan pengunduran diri Umar Setiabudi sebagai Direktur Utama BAPI efektif 20 Maret 2024. Selain itu, keputusan pengunduran diri ini akan dibahas perseroan dalam rapat umum pemegang saham tahunan perseroan.

“Secara operasional, kami dapat tetap beroperasi seperti biasa hingga Perseroan memutuskan untuk pensiun pada RUPS Tahun 2024,” Sekretaris Perusahaan Chandra Putra seperti dikutip, Senin (25 Maret 2024).

Seperti diketahui, Bhakti Agung Propertindo resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin 16 September 2019. Saat ini, saham BAPI mempunyai tanda-tanda khusus, yaitu: keterlambatan penyampaian laporan keuangan, menyelenggarakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) paling lambat 6 bulan setelah akhir tahun buku terakhir, dan juga memenuhi kriteria efek bersifat ekuitas dalam kategori khusus. kendali.

Dalam dua bulan sejak BAPI tercatat di bursa, sahamnya anjlok 67% dari harga penerbitan Rp 150 per saham menjadi Rp 50 per saham. Hingga saat ini, saham BAPI masih diperdagangkan di Rp 50 dengan kapitalisasi pasar Rp 279,60 miliar.

Berdasarkan RTI Business, pemegang saham BAPI per 39 Februari 2024 adalah PT Grha Agung Propertindo sebagai pengendali (40,25%), PT Nugraha Prima Griyatama (29,75%) dan publik (30%).

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Investasi pada saham, emas, dan real estat: mana yang lebih menguntungkan?

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Kakak Dino Patti Jalala meninggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *