Laba Melonjak 215%, Bos TUGU Ungkap Bocoran Dividen

Uncategorized158 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten asuransi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mencatatkan laba Rp 1,25 triliun atau tumbuh 215% year-on-year (YoY) pada tahun 2023. Hal ini juga diperkirakan akan berdampak pada dividen tahun ini.

Direktur Utama Tugu Insurance Tatang Nurhidayat pun membeberkan rincian dividen TUGU yang akan dibayarkan tahun ini. Persentasenya tidak jauh dari dividen tahun 2023, ujarnya.

“Untuk dividen, kami belum menerima informasi apapun dari pemegang saham. Tapi kemungkinan persentasenya tidak jauh dari tahun sebelumnya,” kata Tatang kepada CNBC Indonesia, Jumat (16/2/2024).

Pembahasan mengenai dividen biasanya diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Sedangkan untuk jadwal RUPS diperkirakan akan berlangsung pada akhir April 2024.

“Bisa saja RUPSnya dilaksanakan pada akhir April,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2022, TUGU menetapkan 40% dari laba tahun berjalan dapat diatribusikan kepada pemilik induk perusahaan atau Rp 138,86 miliar sebagai dividen kepada pemegang saham sesuai persentase kepemilikan saham di perseroan dan dibayarkan secara tunai. .

Jadi, dengan asumsi persentase dividen sama dengan tahun lalu, TUGU berpotensi membagikan dividen setidaknya Rp 500 miliar pada tahun ini.

Sekadar informasi, kuatnya pertumbuhan pendapatan TUGU ditopang oleh pendapatan underwriting perseroan yang meningkat 1,35% year-on-year menjadi Rp746 miliar dari sebelumnya Rp736 miliar per 31 Desember 2022.

Tak hanya itu, pendapatan investasi juga meningkat 76,5% year-on-year menjadi Rp392 miliar. Pada 31 Desember 2022, hasil investasi perseroan hanya mencapai Rp 222 miliar.

Sedangkan pendapatan premi bruto TUGU per 31 Desember 2023 mencapai Rp4,7 triliun, meningkat 24,7% year-on-year menjadi Rp3,76 triliun.

Dari sisi coverage liabilitas meningkat 16,5% menjadi Rp9,03 triliun dari sebelumnya Rp7,7 triliun per 31 Desember 2022.

Baca Juga  Menjelang hari raya banyak masyarakat yang menggunakan pinjol, demikian pesan OJK

Sedangkan kekayaan bersihnya mencapai Rp 6,6 triliun per 31 Desember 2023. Angka tersebut meningkat 18,9% dibandingkan 31 Desember 2022 yakni sebesar Rp5,6 triliun.

Total aset yang dimiliki TUGU mencapai Rp15,7 triliun per 31 Desember 2023, naik 17,5% dari sebelumnya pada akhir Desember 2022 mencapai Rp13,3 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Apakah saham TUGU turun lebih dari 3% karena ingin membagikan dividen besar?

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *