Laba Grup Emiten Bakrie (ENRG) naik hingga Rp 1 triliun berkat pemotongan pajak

Uncategorized27 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten Grup Bakrie PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 3% year-on-year (y-o-y) selama tahun 2023 menjadi US$68,43 juta atau setara Rp 1,09 triliun.

Bahkan, penjualan perseroan turun 6,89% menjadi US$420,77 juta atau dari sebelumnya US$451,93 juta. Rinciannya, sektor gas bumi turun menjadi US$280,95 juta dari tahun sebelumnya US$322,32 juta, sedangkan minyak mentah turun menjadi US$131,95 juta dari US$136,04 juta.

Selain itu, terdapat segmen DMO dan kemacetan yang menurun menjadi US$2,84 juta dari tahun lalu US$6,43 juta. Selain itu, penjualan bisnis pendukung lainnya mencapai US$10,71 juta.

Sementara itu, beban pokok penjualan meningkat 2,38% year-over-year menjadi $274,71 juta.Beban bisnis migas justru mengalami penurunan selama tahun 2023. Namun, pada tanggal 31 Desember 2023, ENRG melaporkan biaya operasional pendukung lainnya sebesar $10,24 juta yang tidak ada pada tahun sebelumnya.

Beban keuangan pun meningkat menjadi US$22,39 juta dari sebelumnya US$19,88 juta. Kerugian penurunan nilai sebesar $2,52 juta, turun dari sebelumnya hanya $142,570.

Pada periode yang sama, ENRG memperoleh keuntungan dari selisih kurs sebesar US$634.468, dibandingkan sebelumnya US$423.903. Selain itu, pendapatan lain-lain perseroan juga melonjak dari minus US$7,8 juta menjadi US$3,4 juta.

Namun hal ini tidak mampu mengimbangi penurunan pendapatan dan peningkatan beban usaha. Laba sebelum pajak ENRG sebesar US$20,74 juta, turun 24,04% dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan, laba bersih perseroan tampak meningkat karena beban pajak berkurang hampir setengahnya atau dari US$73,62 juta menjadi US$33,12 juta. Jika dirinci, penurunan ini didorong oleh pajak tambahan, yang turun 36,97% dari tahun ke tahun menjadi $41,09 juta. Pada saat itu, perusahaan juga melaporkan pajak tangguhan sebesar $7,94 juta, sehingga mengurangi beban pajak perusahaan secara keseluruhan.

Baca Juga  Kisah Pandu Sjahrir yang terjerumus ke dalam jebakan biaya. Saham, Boncos 80%

Sementara ENRG mencatatkan kas dan setara kas sebesar US$82,44 juta, hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudian kewajiban perseroan baik jangka pendek maupun jangka panjang sebesar $783,65 juta.

Dari sisi permodalan, ENRG mencatatkan sedikit peningkatan menjadi US$655,72 juta dari sebelumnya US$588 juta. Sedangkan asetnya bernilai US$1,36 miliar dibandingkan periode Desember 2022 sebesar US$1,19 juta.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Video: Langkah EMP untuk mencapai target pertumbuhan produksi migas 15% pada tahun 2024

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *