Kapan OJK mengontrol cryptocurrency? Ini adalah kebocoran

Uncategorized371 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Lima bulan setelah berdirinya bursa mata uang kripto, Keputusan Pemerintah (GO) yang mengalihkan pengawasan mata uang kripto dari Bappebti ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum juga disahkan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, pihaknya masih menunggu PP tersebut karena keputusan tersebut akan menentukan secara pasti kapan peralihan tersebut berlaku.

“Tapi kalau melihat UU PPSC, hal itu tidak bisa dilakukan paling lambat Januari tahun depan. Jadi kita harapkan dalam periode ini,” kata Mahendra kepada wartawan saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (1/2/2024). .

Sebelumnya, pada Januari tahun lalu, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko mengatakan masa transisi ini akan berlangsung selama 24 bulan atau 2 tahun.

Resolusi pemerintah akan disiapkan dalam waktu 6 bulan. Lebih lanjut Didid menjelaskan, perumusan PP tersebut akan dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni: penetapan aturan, kelembagaan, dan mekanisme transfer.

Pertukaran mata uang kripto ini resmi diluncurkan setelah keluarnya Keputusan Kepala Bappebti No. 01/BAPPEBTI/SP-BBAK/07/2023 tanggal 17 Juli 2023.

Selaku penyelenggara bursa kripto, PT Bursa Komoditi Nusantara (CFX), mencatat 29 CPFAK dan 3 non-CPFAK diperkirakan akan lolos tahap yang sama per Desember 2023. Setelah proses ini selesai, kami akan segera merilis PFAK. bagi pedagang yang memenuhi semua persyaratan.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Baru Dilantik, Bos OJK Bicara Soal Komisi Cryptocurrency

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Baca Juga  IHSG berhasil pulih ke level 7200 didukung oleh 5 saham ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *