Jokowi angkat bicara soal alasan asing menarik dana ke luar Indonesia

Uncategorized345 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu angkat bicara soal keluarnya modal asing dari NKRI. Hal ini menggambarkan sulitnya kondisi negara berkembang sebagai dampak dari kebijakan Amerika Serikat (AS) yang menaikkan tingkat pembukaan yang tinggi.

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar Indonesia pada 16 hingga 19 Oktober 2023 sebesar Rp 5,36 triliun.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga akhir pekan lalu, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 705,32 miliar. Sedangkan sepanjang tahun 2023, investor asing mencatatkan nilai bersih real estate sebesar Rp 16,19 triliun.

“Semua capital flight kembali ke Amerika,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan suku bunga AS akan dipertahankan pada level tinggi untuk waktu yang lama.

Dia juga memberi isyarat untuk menunda kenaikan suku bunga, namun menekankan masih ada ruang untuk kenaikan jika pasar tenaga kerja tetap ketat.

Untuk menopang nilai tukar rupiah dan berharap dana asing perlahan mengalir kembali ke Indonesia, BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps. pada bulan Oktober tahun lalu.

Sebagai informasi, aliran modal asing keluar NKRI terdiri dari jual bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp3,45 triliun, jual bersih di pasar saham Rp3,01 triliun, dan beli bersih Rp1,10 triliun. di pasar perbankan. Surat Berharga Rupiah (SRBI).

Kepala Eksekutif BI Erwin Haryono menjelaskan dalam keterangan tertulisnya, hingga 19 Oktober 2023, nonresiden melakukan pembelian bersih Rp 51,45 triliun di pasar SBN, penjualan bersih Rp 7,26 triliun di pasar saham, dan pembelian bersih Rp 7,26 triliun. sebesar 11,06 triliun rupiah di bursa. SRBI.

Baca Juga  Kinerja TUGU Bakal Ungguli Industri di 2023, Ini Buktinya

Sementara itu, premi CDS Indonesia tenor 5 tahun tercatat sebesar 100,83 basis poin (bps) per 19 Oktober 2023, naik dari 95,48 bps. diakses 13 Oktober 2023.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Jokowi Gaet Asing Investasi di Saham Indonesia, Ini Buktinya

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *