Ini menjadi lebih mudah! Bank Mandiri bermitra untuk mengurangi transaksi di pelabuhan

Uncategorized103 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia Implementasi Rencana Aksi pengurangan birokrasi dan peningkatan pelayanan di kawasan pelabuhan (Port Action) terus dilakukan dalam kerangka Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PC). Terbaru, tiga kementerian antara lain National Single Window (LNSW) – Kementerian Keuangan, Ditjen Perhubungan Laut – Kementerian Perhubungan, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) – Kementerian Kesehatan – menjalin kerja sama dengan Bank Mandiri.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, sistem penagihan terpadu sedang dikembangkan dan diterapkan di pelabuhan Tanjung Priok, Banten, dan Panjang Lampung.

Inisiatif ini, yang termasuk dalam Port Action Volume II, akan mengkonsolidasikan transaksi yang telah dibagi antar otoritas pelabuhan. Inisiatif ini sebelumnya telah diujicobakan di 14 pelabuhan antara tahun 2022 dan 2023.

Nantinya, dengan penerapan unity billing, transaksi hanya perlu dilakukan satu kali melalui digital virtual account Mandiri. Artinya transaksi juga dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Direktur Efektivitas Proses Bisnis LNSW Kementerian Keuangan YFR Hermiyana, Port Action Jilid II berfokus pada logistik pelabuhan, penyempurnaan regulasi, peningkatan adopsi National Logistic Ecosystem (NLE) dan perbaikan sistem pelayanan. Ia juga menegaskan, pihaknya akan selalu mendukung inisiatif bersama dengan pihak-pihak yang dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

“Peningkatan pengelolaan pelabuhan merupakan upaya untuk mempengaruhi efisiensi waktu dan biaya kawasan pelabuhan. Oleh karena itu, dengan diluncurkannya mekanisme pembayaran terpadu melalui Mandiri Virtual Account ini diharapkan dapat segera dirasakan oleh pengguna jasa kepelabuhanan,” ujarnya. Germiyana, kutipan resmi acara tersebut, Kamis (28/3/2024).

Sementara itu, Plt. Kepala Distrik Pelayaran Tanjung Priok Tipe B Kementerian Perhubungan Lusi Andayani mengatakan, sebagai Badan Pelayanan Pemerintah (BLU), inisiatif ini akan lebih mengoptimalkan pelayanan ketiga pelabuhan yang termasuk dalam koordinasi pelayanan Disnav Tanjung Priok Tipe B untuk pengguna ekosistem pelabuhan.

Baca Juga  Sri Mulyani Cs hadiri rapat Knesset hingga IHSG dan rupee menguat

“Mekanisme pembayaran dengan menggunakan Uniform Billing juga memudahkan transaksi dan rekonsiliasi sekaligus memantau penerimaan BLU. Hal ini sejalan dengan nilai inti Layanan PROMOAKSI untuk menciptakan distrik navigasi yang profesional, modern, akuntabel, dan bersih. Berfungsi sebagai bentuk nilai inti. Pelayanan Ditjen Perhubungan Laut “Semangat ramah tamah,” kata Rifani Komara, Kepala Subdit Angkutan Laut Luar Negeri Ditjen Angkutan Laut Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Yudhi Pramono menjelaskan layanan PNBP Kemenkes di ekosistem pelabuhan seperti penerbitan COP, SSCEC/SSCC, pertolongan pertama kapal , rekam medis, dan penerbitan PHQC oleh Pusat Karantina Medis akan dapat bekerja lebih efisien dan efektif berkat adanya pembayaran. PNBP dikonsolidasikan ke dalam satu rekening di Mandiri Virtual Account.

Sementara itu, Executive Vice President Bank Mandiri Dadang Ramadan menambahkan, pihaknya berkomitmen kuat mendukung inisiatif strategis pemerintah, khususnya dalam perbaikan ekosistem pelabuhan. Pembayaran transaksi Single Account LNSW saat ini dapat dilakukan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri.

“Kami berharap dukungan ini dapat membantu meningkatkan pemanfaatan jasa kepelabuhanan di tiga pelabuhan besar tersebut sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan negara,” jelas Dadang.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Bank Mandiri meraih peringkat 1 Annual Report Award 2022.

(ra/ra)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *