Ini bukan perang harga, tapi bagaimana bisnis jasa makanan menghadapi penurunan daya beli.

Uncategorized19 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Terdapat tren kenaikan harga pangan dan penurunan kapasitas yang tercermin dari melemahnya pertumbuhan kredit dan penjualan kendaraan bermotor, diikuti dengan penurunan indeks kepercayaan konsumen (IKK) pada Mei 2024 yang melemah menjadi 125,2 dari 127,7 pada April 2024.

Direktur Utama PT Wizzmie Boga Abadi Arif Afandi mengatakan melemahnya daya beli akan menjadi tantangan bagi industri makanan dan minuman di tahun 2024. Di sisi lain, kenaikan harga bahan baku dan ancaman krisis pangan global juga menjadi permasalahan. kepedulian terhadap dunia usaha.

Menghadapi situasi tersebut, PT Wizzmie Boga Abadi berinovasi menciptakan pilihan produk inovatif dengan harga murah namun tidak murah dan menetapkan margin rendah untuk mencapai volume produksi yang tinggi.

Seperti apa tantangan dan strategi industri makanan dan minuman di tahun 2024? Selengkapnya simak percakapan Maria Catarina dengan Direktur Utama PT Wizzmie Boga Abadi dan Arif Afandi di Closing Bell, CNBCIndonesia (Rabu, 19/06/2024).

Saksikan liputan langsung program TV CNBC Indonesia lainnya di sini.


Quoted From Many Source

Baca Juga  Dolar Tembus Rp 16.250, Ini Hasil Stress Test OJK di Sektor Perbankan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *