FCA Khawatirkan Investor Ritel, Ini Respons OJK

Uncategorized24 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir-akhir ini berfluktuasi. Salah satu alasannya adalah beberapa saham telah melalui Full Call Auction (FCA) atau dewan pengawas khusus Bursa Efek Indonesia (BEI). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun sudah menyampaikan pandangannya terkait permasalahan ini.

Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal OJK Antonius Hari Prasetio Moerdianto mengatakan pihaknya dan Self Regulatory Organization (SRO) yang meliputi BEI, Badan Kliring dan Penjaminan Indonesia (KPEI), dan Badan Pusat Efek Indonesia Depository (ISDC), selalu mengoordinasikan tindakan mengenai pertanyaan ini. Dia juga mengatakan mereka telah meninjau metode FCA.

“SRO dan OZhK selalu berkoordinasi. Oleh karena itu, kami juga mempertimbangkannya, tapi seperti yang dikatakan teman-teman SRO, selalu bisa, mereka selalu mendengarkan. Dengar, kalau ada usulan akan dipertimbangkan,” ujarnya Gedung BEI pada hari Kamis. (06/06/2024).

Antonius mengatakan, pihaknya masih memantau hasil pelaksanaan komisi pemantauan khusus tahap ketiga. Ia kemudian mengatakan, tujuan kebijakan ini adalah untuk kepentingan investor.

“Memang benar momentumnya sedang muncul sekarang, tapi tujuan kita memang untuk melindungi investor. Sementara itu, saya kira kita lihat dulu sejauh mana hal ini,” ujarnya.

Saat ditanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengevaluasi metode tersebut, Antonius mengatakan belum diketahui. Yang penting, katanya, adalah apakah FCA sesuai dengan tujuannya.

“Kita lihat saja perkembangan penerapan ini. Yang penting selanjutnya apakah masih memenuhi tujuan pengawasan khusus. Yakni perlindungan investor,” ujarnya.

Terkait banyaknya protes investor terhadap metode FCA, Antonius mengatakan pihaknya mencermati banyaknya investor yang menolak metode tersebut.

“Kita lihat apakah investornya semua atau investor sebagian saja,” imbuhnya.

Baca Juga  Ada kabar buruk dari Bank Dunia untuk Asia, tapi bagaimana dengan RI?

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

20% saham Dewan Pengawas Khusus ‘sehat’ lagi, kata Ketua BEI

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *