Emiten Cinta Laura (OASA) mengubah kerugian menjadi keuntungan

Uncategorized172 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Kinerja keuangan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), emiten energi terbarukan dimana Cinta Laura menjadi salah satu komisarisnya terus berkembang didorong oleh kegiatan usaha yang berkaitan dengan pengelolaan sampah dan daur ulang. Begitu pula dengan laba perseroan yang mencatatkan angka positif dibandingkan tahun 2022.

Menjelaskan kinerja perseroan dalam acara publik OASA, Jumat (22 Desember), Presiden Direktur PT Maharaksa Biru Energi Tbk Bobby Ghafoor Umar menjelaskan hingga 30 September 2023, perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 30,31 miliar. , meningkat 3.688 persen dibandingkan pendapatan operasional tahun sebelumnya yang hanya Rp 808,5 juta. Hal ini pun membuat perusahaan berhasil mengubah kerugian menjadi keuntungan yang melonjak 102 persen.

Bobby berharap beberapa proyek Perseroan yang sedang dibangun dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2024 sehingga memperdalam kantong Perseroan. “Kami berharap semuanya bisa berkontribusi terhadap arus kas perseroan pada pertengahan tahun depan,” ujarnya.

Kebijakan energi Indonesia dalam satu dekade ke depan tentunya akan bertumpu pada sumber energi terbarukan, serta perekonomian masyarakat dan lingkungan hidup, ujarnya. Hal ini akan berdampak positif terhadap hasil operasional Perseroan.

“Biomassa akan menjadikan Indonesia sangat kuat di bidang energi karena kita didukung oleh potensi biomassa yang sangat besar. Kami optimis biomassa menjadi sumber energi terbarukan yang akan menjadikan Indonesia kuat dan unggul,” kata Bobby dalam paparannya.

Bobby Ghafoor Umar menjelaskan, Indonesia akan terus menempuh kebijakan terkait swasembada energi pada dekade mendatang. Komitmen kemandirian energi ini akan dicapai dengan mendorong kemajuan pengembangan sumber energi terbarukan. “Sesuai dengan arah bisnis perusahaan karena sebenarnya perusahaan sudah ada,” ujarnya.

Baca Juga  Perjalanan BRI masih panjang untuk melindungi Hits Bank Rakyat

Disepakati bahwa sejumlah proyek pengembangan biomassa akan segera dibangun dan siap commissioning paling lambat pada paruh pertama tahun 2024. Beberapa lagi akan siap untuk ditugaskan pada tahun 2025. Seluruh proyek energi terbarukan ini diharapkan dapat semakin memperdalam kantong Perseroan. , dan juga membantu pemerintah merangsang pengembangan energi bersih, khususnya berbasis biomassa.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Bakrie & Brothers (BNBR) meraup pendapatan Rp 1,96 triliun pada semester I

(merampok/ya)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *