Di tengah sentimen positif, dolar terdukung di Rp 15.950.

Uncategorized22 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Pada pembukaan perdagangan hari ini, rupee masih stagnan.

Mengutip data Refinitif Nilai tukar rupiah pada Senin (21 Mei 2024) hingga pukul 09.02 WIB tercatat Rp 15.950 per dolar AS atau sama dengan level penutupan sesi perdagangan akhir pekan lalu.

Pergerakan nilai tukar rupee hari ini dibayangi oleh harapan pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve, pada tahun ini.

Menurut alat FedWatch, kemungkinan The Fed akan menurunkan suku bunga sebanyak dua kali, yaitu pada pertemuannya pada 18 September 2024, adalah 25 basis poin menjadi 5%-5,25%. Kemudian terjadi rapat lagi pada 18 Desember 2024 sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%-5%.

Keyakinan pasar terhadap penurunan suku bunga tampak lebih optimis dibandingkan awal pekan lalu, ketika ada kemungkinan bahwa FedRate hanya akan turun satu kali pada tahun ini.

Kepercayaan pasar dibangun berdasarkan data inflasi berdasarkan indeks harga konsumen (CPI) yang naik 3,4% (year-on-year), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 3,5%.

Inflasi inti di AS juga turun di bulan April, turun 3,6% YoY. Dibandingkan dengan bulan Maret yang tumbuh sebesar 3,8% y/y.

Inflasi adalah panduan The Fed dalam kebijakan moneter. The Fed telah menetapkan target inflasi sebesar 2% untuk memberikan kepercayaan lebih dalam menurunkan suku bunga tinggi.

Selain itu, rupee terdukung oleh berkurangnya tekanan di DXY. CNBC Indonesia memantau indeks DXY pada Senin (20 Mei 2024) pukul 07.14. WIB pukul 104.51. Selama seminggu terkoreksi sebesar 0,78%.

Begitu pula dengan imbal hasil Treasury AS yang mulai menurun hingga 4,42%. Imbal hasil obligasi acuan AS turun sekitar 1,73% untuk minggu ini.

Baca Juga  OJK memberi lampu hijau merger BTN Syariah dan Bank Muamalat

Imbal hasil obligasi Indonesia bertenor 10 tahun juga mengalami hal yang sama, turun 2,44% dalam seminggu menjadi 6,80%. Ketika imbal hasil mulai turun, hal itu menunjukkan harga obligasi mulai naik, menandakan investor mulai berbondong-bondong melirik instrumen tersebut.

Saat ini investor juga menantikan dua berita penting dari Bank Indonesia yaitu rilis neraca perdagangan dan pengumuman suku bunga.

Bank Indonesia (BI) akan merilis data neraca pembayaran Indonesia (NPI) triwulan I-2024 yang terdiri dari transaksi berjalan (CA), transaksi modal dan finansial, dan lain-lain.

Sebelumnya, Indonesia mencatat defisit transaksi berjalan sebesar US$1,29 miliar pada triwulan IV tahun 2023 (0,4% PDB), naik dibandingkan defisit sebesar US$1,0 miliar (0,3% PDB) pada triwulan III tahun 2023.

Jika dilihat dari transaksi berjalan Indonesia sepanjang tahun, defisit pada tahun 2023 akan mencapai US$1,6 miliar (0,1% PDB). Ini merupakan kali pertama transaksi berjalan mengalami defisit sejak tahun 2020 atau tiga tahun terakhir. Kondisi ini juga berbanding terbalik dengan situasi di akhir tahun 2022, ketika transaksi berjalan Indonesia mencatat surplus sebesar US$13,2 miliar.

Defisit transaksi berjalan menandakan memburuknya dua hal, yaitu melemahnya ekspor dan melebarnya defisit pendapatan primer.

Jika defisit transaksi berjalan terus berlanjut, ada kekhawatiran rupee akan terus tertekan dan BI harus menaikkan suku bunga. Jika suku bunga naik, aktivitas ekonomi mungkin melambat. Impor barang diharapkan dapat menurun dan mengurangi beban transaksi yang sedang berjalan.

Keesokan harinya, Selasa (21 Mei 2024) dan Rabu (22 Mei 2024), BI akan menggelar rapat Dewan Gubernur (RDG). Hal ini akan membuat para pelaku pasar khawatir, salah satunya adalah suku bunga acuan.

Sebelumnya pada April 2024, BI mengejutkan pasar dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,25%.

Baca Juga  Kredit tumbuh 11,9% pada April 2024, mendukung investasi dan konsumsi

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Rupiah melemah tiga hari berturut-turut, dolar tembus 16.250 rupiah per dolar AS!

(balapan/balapan)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *