Bos BSI bercerita tentang impian bank syariah menguasai 30% pasar

Uncategorized137 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Direktur Keuangan dan Strategi Bank Syariah Indonesia (BRIS) Ade Kahyo Nugroho mengatakan peruntungan perbankan syariah Indonesia tumbuh agresif dan berpotensi menguasai 30% seluruh pasar perbankan nasional.

Kahyo mengatakan, meski kondisi perekonomian sulit akibat tingginya suku bunga dan terbatasnya likuiditas, perbankan syariah mampu tumbuh 15% atau lebih cepat dibandingkan pertumbuhan perbankan konvensional.

Dia mengaitkan kesuksesan ini dengan perusahaan yang melakukan bisnis dengan benar.

“Kami beruntung menyadari bahwa jika industrinya tepat, kami menikmati peningkatan pangsa pasar yang luar biasa,” jelas Kahyo dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2024, Kamis (29 Februari 2024).

Pertumbuhan perbankan syariah yang agresif ini pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan pangsa pasar perbankan syariah yang kini hampir mencapai 8% dari sebelumnya 5%, angka yang sebelumnya dianggap sulit diatasi oleh banyak pihak – jebakan 5%.

Lebih lanjut Kahyo mengatakan, ia melihat transformasi sistem perbankan syariah Indonesia bisa mengikuti lintasan yang dialami Malaysia. Pimpinan 11 bank syariah terbesar di dunia ini mengatakan, saat ini sudah mulai jenuh dengan pangsa pasar mencapai 30% dari keseluruhan industri perbankan.

Melihat pertumbuhan industri syariah yang agresif, Kahyo yakin impian perbankan syariah menguasai 30% industri perbankan nasional dapat terwujud.

“30% mungkin adalah jumlah maksimal yang bisa dicapai. Pertumbuhan kita masih sangat agresif dibandingkan Malaysia. Jadi impian 30% masih bisa tercapai,” jelas Cahio.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Puncak! BTPN Syariah (BTPS) mendanai 4,3 juta nasabah Ultra Mikro

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Konsekuensi dari runtuhnya Credit Suisse: Swiss tiba-tiba ingin mengaturnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *