2.600 organisasi keuangan ilegal menutup OZhK

Uncategorized11 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satgas menutup 2.600 lembaga keuangan ilegal sejak 1 Januari 2023 hingga 28 Maret 2024.

“Termasuk 42 investasi ilegal dan 2.500 pinjol ilegal. Selain itu, ada juga 5.249 pengaduan yang diterima, termasuk pengaduan pinjaman ilegal dan investasi ilegal,” kata Friederika Vidyasari Devi, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DFS). OJK), Selasa (02/04/2024).

Sedangkan entitas ilegal yang diberhentikan Satgas Khusus sebanyak 8.462 orang. Kemudian, dalam konteks pemantauan perilaku perilaku pasar OJK melakukan penegakan hukum terhadap 3 Badan Usaha Jasa Keuangan (PUJK) berupa teguran tertulis berupa sanksi administratif dan perusahaan keuangan, serta denda kepada badan usaha.

Terkait perlindungan konsumen, OJK juga memberikan teguran tertulis kepada 29 PUJK dan juga mengenakan denda sebanyak 10 kali, kemudian juga meminta PUJK memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami konsumen.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Kasus Pasar Modal: OJK Didenda Pihak Ini Rp 65 Miliar

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Runtuhnya Raksasa Real Estate Global, Apakah Saham TOTO Terdampak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *